Rabu, 13 Februari 2013

Renovation Project of Traditional House of Minahasa

Starting date : January 29, 2013
Estimation cost : Rp. 60,168,00.00
Renovation is on progress, take one month for works
Existing house before the renovation :


















Sabtu, 06 Oktober 2012

MANADO, GATE OF INDONESIA TOURISM CITY

By:EDSI ALMANTO SAMBALAO, ST
 Landscape architect / landscape architect
 Landscape Architecture Alumni (class of 2003), Trisakti University, Jakarta 

Planning on building a city is not an easy issue. This plan takes a long time to mature and composed. Where when we develop a town plan and purpose, many of the results that will be achieved. One is tourism and many other results that will be realized and the form itself. For example, when we build a house for us to live in, whether home tersebuat intended for others? Did anyone else who will enjoy the home? I do not think it, we build it for ourselves and for our children, not for others. And the result is the other person will feel our homes comfortable, cool and others as a result they will make our home as a gathering place or activity. Of course, if someone else was our friends, not strangers. The house will become a tourist attraction for them. Similarly, if we are planning the development of the city of Manado. We can not limit the time but the plan must be made sustainable. Programs that must run continuously and involve almost all disciplines. But sincerity in expressing a thought should run with sincerity. Technical problems that occur in the field with great ease, the solution will be found but a philosophy in implementing a vision and a goal is something that is not easy.
Lots of potential in the city of Manado and surrounding areas who have not optimalised. News we always read about in the newspaper said that some places have not been optimized due to lack of attention from the government. Then what to do. Once again it's tourism is not the result of a potential destination. Instead we develop tourism but optimizing the potential. The development potential of what we do is dig and display it on the surface so that we can enjoy it. Remember, for our own. That we need. We want our homes, our city comfortable, beautiful so that we can be proud of. Are people would assume that Bali attractions elsewhere is better than where they were when they had received recognition from almost everyone in the world. We have to plan potential that exists as part of the community itself and as part of something big. How far regulations and policies were implemented? How big is the consideration of the local governments and attractive solutions both in the planning and development of the city? Let us sit together, all relevant government agencies and find out, what should we do? If we really want to compete with all the development of the world.
Many factors are interrelated in terms of improving and developing the potentials for tourism. And involves elements of action, reaction and interaction. In fact, planning is not running and does not hit the target in accordance with the vision and mission planning. This is now happening in the planning vision of the city of Manado. Leading to ecotourism planning. But there is no development towards that direction. Ongoing development now just moving into two parts, namely the construction of flyovers Sukarno and residential development. No one walking toward ecotourism. This is what I say requires an element of action, reaction and interaction. We need to look at the construction progress further than we had planned. How to form the city of Manado in the next 20 years? Since an important element in planning is that we set up a good environment for all generations to come. All analysis and the concept that we plan not to result in the material we can see and count but for the survival and development of well-being. Now if only we had complained to the environment that we live in now, what about the future.
It is important that we think about and plan the arrangement of outer space in accordance with the existing rules before any work is done. Because in the beginning there is an environment that has a balanced structure in the mechanism of nature. This balance will change with the work done in the natural mechanism. In restructuring the balance or synergize the state of the environment with a goal, we need to establish clear development goals. In this case the goal of development is happening is to increase the tourism sector, through various international events held in the city of Manado. However, this all can not be mengeksplorisasi the tourism sector itself. To what extent, how long and how many tourism objects that can be visited in a long time? After the event, whether the participants of the event internasonal will remain in the city of Manado for up to three days to settle? And they have to go? The comparison that we can clearly see what is happening in Bali. Exploration sights, target development, and the establishment and implementation of clear rules which are the main assets in the sustainable development of the city.
The vision of the city of Manado today is very good because it directly supports the provision together in Bali, BALI ROAD MAP. And a very clear vision supported the preservation of the environment. Protecting the environment should be done in conjunction with changes in urban development. City we now live in is at first is a balanced ecosystem. Function changes that occur to move along with the development and it can not be avoided. The actions are the set and keep the change so that it becomes a better place. Not only humans are the main focus of life on earth because there are flora and fauna and degradation. Ecotourism is not apart of the three elements.
Manado Indonesia tourism city gates that might be one of the destinations the world is an achievement that should be implemented in any capacity. Infrastructure development land, sea and air should be maximized. Water transport has not been upgraded properly. Construction of the pier for cruise ship facilities for distant objects if overland be considered. Construction of public open space that has a aesthetic and have a distinctive style can be implemented. Site selection and analysis of events and access can still be applied in the city of Manado. Maintenance attraction should be further optimized. Development and manufacture of miniature city where new tourist attraction that could add value to sell. This all must be considered on an ongoing basis for the development of the city of Manado in the future.

MANADO GERBANG PARIWISATA INDONESIA

Oleh  :

EDSI ALMANTO SAMBALAO, ST
Arsitek Lansekap / landscape architect
Alumni Arsitektur Lansekap (angkatan 2003) Universitas Trisakti, Jakarta

Perencanaan tentang membangun  sebuah kota bukan merupakan persoalan yang mudah. Perencanaan ini membutuhkan waktu yang lama dan tersusun dengan matang. Dimana ketika kita mengembangkan sebuah perencanaan kota dan tujuannya, banyak hasil yang akan tercapai. Salah satunya adalah pariwisata dan banyak hasil lainnya yang akan terwujud dan terbentuk dengan sendirinya. Sebagai contoh, ketika kita membangun rumah untuk kita tempati, apakah rumah tersebuat ditujukan untuk orang lain? Apakah orang lain yang akan menikmati rumah tersebut? Saya rasa tidak, kita membangunnya untuk diri kita sendiri dan untuk anak-anak kita, bukan untuk orang lain. Dan hasilnya adalah orang lain akan merasa rumah kita nyaman, sejuk dan lain-lain sebagai hasil mereka akan menjadikan rumah kita sebagai tempat berkumpul atau beraktifitas. Tentu saja kalau orang lain itu adalah teman-teman kita, bukan orang asing. Rumah tersebut akan menjadi sebuah tempat wisata bagi mereka. Sama halnya jika kita merencanakan perkembangan kota Manado. Kita tidak bisa membatasi waktunya tetapi perencanaan yang dibuat harus berkelanjutan. Program yang dijalankan harus berkesinambungan dan melibatkan hampir semua disiplin ilmu. Tetapi ketulusan dalam menuangkan sebuah pemikiran harus dijalankan dengan kesungguhan hati. Permasalahan teknis yang terjadi dilapangan dengan sangat mudah, solusi akan ditemukan tetapi sebuah filosofi dalam menerapkan sebuah visi dan tujuan merupakan sesuatu yang tidak mudah.
Banyak sekali potensi di kota manado dan sekitarnya yang belum diopimalkan. Berita yang selalu kita baca di surat kabar mengatakan bahwa beberapa tempat belum dioptimalkan karena kurangnya perhatian dari pemerintah. Kemudian apa yang harus dilakukan. Sekali lagi pariwisata itu adalah hasil bukan tujuan dari sebuah potensi. Bukan kita mengembangkan pariwisata tetapi mengoptimalkan sebuah potensi. Pengembangan potensi yang kita lakukan yaitu menggali dan menampilkannya di permukaan sehingga kita bisa menikmatinya. Ingat, untuk kita sendiri. Bahwa kita butuh. Kita ingin rumah kita, kota kita nyaman, indah sehingga kita bisa bangga. Apakah orang Bali akan mengganggap bahwa objek wisata di tempat lain lebih baik dari tempat mereka sedangkan mereka telah mendapat pengakuan dari hampir semua orang di dunia. Kita harus merencanakan potensi yang ada sebagai bagian dari masyarakat sendiri dan sebagai bagian dari sesuatu yang besar. Seberapa jauh peraturan dan kebijakan itu dilaksanakan? Seberapa besar pemerintah daerah mendapatkan pertimbangan dan solusi yang menarik dan baik dalam perencanaan pembangunan kota? Mari kita duduk bersama, segala dinas pemerintahan yang terkait dan mencari tahu, apa yang harus kita lakukan? Kalau kita memang mau bersaing dengan segala perkembangan dunia.
Banyak faktor yang saling berhubungan dalam hal memperbaiki dan mengembangkan potensi – potensi wisata. Dan melibatkan unsur aksi, reaksi dan interaksi. Dalam kenyataannya perencanaan tidak berjalan dan tidak mengenai target sesuai dengan visi dan misi suatu perencanaan. Ini sekarang yang terjadi dalam perencanaan visi kota Manado. Mengarah ke perencanaan ekowisata. Tetapi tidak ada pembangunan yang mengarah ke arah tersebut. Pembangunan yang sedang berjalan sekarang ini hanya bergerak ke dalam dua bagian, yaitu pembangunan jalan layang Soekarno dan pembangunan perumahan. Tidak ada yang berjalan ke arah ekowisata. Inilah yang saya katakan membutuhkan unsur aksi, reaksi dan interaksi. Kita perlu melihat perkembangan pembangunan lebih jauh dari yang kita rencanakan. Bagaimana wujud kota Manado dalam kurun waktu 20 tahun kedepan? Karena unsur penting dalam perencanaan pembangunan adalah kita menyiapkan sebuah lingkungan yang baik untuk seluruh generasi yang akan datang. Segala analisa dan konsep yang kita rencanakan bukan untuk hasil secara materi bisa kita lihat dan hitung tetapi untuk kelangsungan hidup dan perkembangan kesejahteraan. Kalau sekarang saja kita sudah mengeluh dengan lingkungan yang kita tempati sekarang, bagaimana dengan masa depan.
Adalah penting jika kita memikirkan dan merencanakan penataan ruang luar sesuai dengan kaidah lingkungan yang ada sebelum suatu pekerjaan dilakukan. Karena pada awalnya lingkungan yang telah ada merupakan struktur yang seimbang dalam mekanisme alam. Keseimbangan ini akan berubah seiring dengan pekerjaan yang dilakukan dalam mekanisme alam tersebut. Dalam menata keseimbangan atau mensinergikan suatu keadaan lingkungan dengan sebuah tujuan, kita perlu menetapkan sasaran pembangunan yang jelas. Dalam hal ini sasaran pembangunan yang terjadi adalah meningkatkan sektor pariwisata, melalui berbagai acara-acara international yang dilaksanakan di kota Manado. Tetapi, ini semua belum bisa mengeksplorisasi sektor pariwisata itu sendiri. Sampai sejauh mana, berapa lama dan berapa banyak objek pariwisata yang bisa dikunjungi dalam waktu yang lama? Setelah acara tersebut selesai, apakah peserta dari acara internasonal tersebut akan tetap di kota Manado sampai tiga hari menetap? Dan mereka harus kemana? Perbandingan yang jelas bisa kita lihat apa yang terjadi di Bali. Eksplorasi tempat wisata, sasaran pembangunan dan penetapan dan pelaksaan aturan yang jelas yang menjadi modal utama dalam pengembangan berkelanjutan kota.
Visi dari kota Manado sekarang ini sangat baik karena mendukung secara langsung yang menjadi ketetapan bersama di Bali yaitu BALI ROAD MAP. Dan visi yang sangat jelas mendukung tindakan pelestarian lingkungan. Pelestarian lingkungan harus dilakukan bersama-sama dengan perubahan pembangunan kota. Kota yang sekarang kita tempati ini pada awalnya adalah sebuah ekosistem yang seimbang. Perubahan fungsi yang terjadi bergerak bersama dengan pembangunan dan itu memang tidak bisa dihindari. Yang menjadi tindakan kita adalah menata dan menjaga perubahan tersebut sehingga menjadi sebuah tempat yang baik. Bukan hanya manusia yang menjadi fokus utama kehidupan di bumi karena masih ada flora dan fauna dan mengalami penurunan jumlah. Ekowisata tidak terlepas dari tiga unsur tersebut.
Manado gerbang kota pariwisata Indonesia yang mungkin saja akan menjadi salah satu destinasi dunia merupakan pencapaian yang harus dilaksanakan dengan segala kemampuan. Pembangunan infrastuktur darat, laut dan udara harus dimaksimalkan. Transportasi air belum ditingkatkan dengan baik. Pembangunan dermaga untuk fasilitas kapal pesiar untuk objek yang jauh jika menempuh jalur darat bisa dipertimbangkan. Pembangunan ruang terbuka public yang memiliki estetika dan memiliki gaya yang khas bisa dilaksanakan. Pemilihan lokasi dan analisa tentang aktivitas serta akses masih bisa diterapkan di kota Manado. Pemeliharaan objek wisata harus lebih dioptimalkan. Pembangunan miniature kota dan pembuatan tempat wisata baru bisa menambah objek wisata yang memiliki nilai jual. Ini semua harus dipikirkan secara berkelanjutan untuk perkembangan kota Manado di masa yang akan datang.

Selasa, 21 Agustus 2012

The first concept in the development of the shop with roof garden in the Manado city, North Sulawesi - Indonesia

Location         : Tiwoho, Manado - North Sulawesi
area                : 324 m2
development   : Phase 1 - the shop
                        phae 2 - the house (roof garden, private pool and private jacuzi)
the shop - the front
the house - rear
construction date    : 15 July 2012

owner                     : cv. anak mas
architect                 : edsi sambalao, ST
landscape architect : edsi sambalao, ST 






Recent developments will be updated in accordance with the conditions of employment

Mengembalikan data yang hilang karena virus

Apakah kamu pernah mengalami kehilangan data karena virus? Ga usah panik, berikut ini ada cara yang sangat mudah untuk mengembalikan data yang hilang tersebut tanpa kurang suatu apa :) . Begini caranya :

1. klik Start>run>cmd
2. Masuk ke drive dimana file yang hilang tersebut kamu simpan, misalnya di Flasdisk(F:) maka ketik di konsole F: kemudian enter, maka kamu akan berpindah ke F:>
3. Masukkan perintah attrib -s -h /s /d
4. Tunggu sebentar…. dan cling… datamu sudah kembali lagi…
Selamat mencoba, semoga bermanfaat…:)


Restore data lost due to virus
Have you ever experienced data loss due to virus? Ga not panic, here are a very easy way to restore the lost data without lacking anything :). Here's how:

1. click Start> Run> cmd
2.
Go to the drive where your lost files are stored, for example in Flasdisk (F :) then type in konsole F: then enter, then you will move to the F:>
3.
Enter the command attrib -s -h /s /d
4.
Wait a minute .... and cling ... your data is back again ...
Good luck
, hopefully useful ... :)


sumber :

Blog Masrus

Minggu, 22 Juli 2012

13 Teluk Paling Indah di Dunia

sumber : http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=14866539

Teluk adalah perairan yang menjorok ke daratan dan dibatasi oleh daratan pada ketiga sisinya. Oleh karena letaknya yang strategis, teluk banyak dimanfaatkan sebagai pelabuhan. Teluk adalah kebalikan dari tanjung, dan biasanya keduanya dapat ditemukan pada suatu garis pantai yang sama.

dan kita akan melihat 12 Teluk terindah di dunia :


 1. Teluk Wineglass di Tasmania, Australia


 

2. Teluk Navagio di Yunani


 

3. Teluk Palm di Australia
  

4. Teluk Islands di Selandia Baru
  

5. Teluk Hanauma di Hawaii Amerika Serikat
  

6. Teluk Maya di Thailand
  

7.Teluk Kotor di Montenegro


 

8. Teluk Ha Long di Vietnam
 

 

9. Teluk Marigot di Saint Lucia

 

10. Teluk Phang Nga di Thailand
  

11. Teluk Hanalei di Hawaii Amerika Serikat
  

12. Teluk Villefranche di Prancis
  

13. Raja Ampat 
 

     Bisakah kita menjaga keindahan teluk yang ada di manado sehingga bisa mendapat perhatian dunia? Kita semua yang harus menjawabnya melalui perenungan dan kesadaran yang tulus. Sehingga Sulawesi Utara bisa menjadi GERBANG PARIWISATA DUNIA....

karya seni kertas (paper artwork)

Patty dan Ellen Ackman


 

  

richard sweeney